Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Capai 5,4 Juta Penerima dalam 5,5 Bulan

BRIMO

Program MBG Sudah Jangkau 5,4 Juta Orang, BGN Siapkan Percepatan Nasional

Penerima Manfaat Program MBG Mencapai 5,2 Juta Orang hingga Juni 2025 -  News Liputan6.com
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Capai 5,4 Juta Penerima dalam 5,5 Bulan

Info Putussibau. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan sejak Januari 2025 kini telah menjangkau 5,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam kunjungannya ke Kampus IPDN Jatinangor, Selasa malam (24/6/2025).

“Dalam 5,5 bulan, kita sudah berhasil memberi makan bergizi kepada 5,4 juta orang. Angka itu setara dengan jumlah penduduk negara tetangga, Singapura,” kata Dadan.

Namun, ia menegaskan bahwa angka tersebut baru mencakup sekitar 6 persen dari total target nasional. Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat dari berbagai kelompok rentan, mulai dari anak sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

“Target kita besar, 82,9 juta. Artinya capaian saat ini baru sekitar 6 persen,” ujarnya.

Baca Juga : Respons Pimpinan DPR soal Surat Pemakzulan Gibran: Belum Baca, Segera Rapat

Sarjana Penggerak Siap Percepat Penyaluran Program MBG Nasional

Untuk mengejar target tersebut, BGN kini tengah menyiapkan sekitar 30.000 Sarjana Penggerak yang akan memimpin Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Para sarjana tersebut sedang menjalani pelatihan selama tiga bulan dan akan ditempatkan ke daerah mulai akhir Juli 2025.

“Mereka akan selesai pelatihan pada 14 Juli, dan akhir bulan itu bisa langsung dikirim ke lapangan. Percepatan akan mulai terasa secara signifikan setelah itu,” jelas Dadan.

Hingga kini, sudah berdiri 1.855 SPPG yang bertugas memproduksi dan menyalurkan makanan bergizi siap saji. Fasilitas ini tersebar di berbagai daerah dan menjadi ujung tombak implementasi program MBG di lapangan.

Selain memperkuat sumber daya manusia, Dadan juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah. Meski anggaran dan pelaksanaan berada di bawah kendali pemerintah pusat, namun peran daerah tetap krusial dalam mendukung distribusi dan pelaksanaan MBG secara efektif.

“Penerima manfaat ada di daerah. Infrastruktur juga di daerah. Jadi kepala daerah punya peran penting untuk harmonisasi dan mendukung kelancaran program ini,” tegasnya.

Dadan optimis, dengan dukungan penuh dari pusat, daerah, dan masyarakat, target nasional MBG sebesar 82,9 juta penerima dapat tercapai sesuai tenggat yang Presiden Prabowo tetapkan, yakni pada akhir November 2025.

Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *